Bogorku.id – LEUWISADENG — Semarak HUT Kemerdekaan RI ke-81 di Desa Sadeng, Kecamatan Leuwisadeng, terasa begitu istimewa dan bersejarah. Untuk pertama kalinya di wilayah ini, digelar Lomba Lari Maraton sepanjang 7 kilometer yang diikuti oleh 250 peserta dari berbagai kelompok usia putra maupun putri.
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian acara Gebyar Sadeng Ngajii Jilid II yang berlangsung Minggu (16/8/2026).
Lomba lari maraton terbagi ke dalam tiga kategori, yaitu Lari Maraton Anak, Lari Maraton Remaja, Lari Maraton Dewasa.
Rute lari dimulai dari halaman Kantor Kecamatan Leuwisadeng dan berakhir di Lapangan Paku, Desa Sadeng.
Para juara dari setiap kategori dari peringkat pertama hingga kelima berhak membawa pulang hadiah menarik yang telah disiapkan panitia.
Kepala Desa Sadeng, Yanuar Lesmana (akrab disapa H. Batak), menjelaskan bahwa lomba lari maraton merupakan penyempurna dari rangkaian kegiatan rutin peringatan HUT RI yang setiap tahun digelar di desanya.
”Kegiatan peringatan HUT RI sudah menjadi agenda rutin kami. Namun tahun ini lebih istimewa karena untuk pertama kalinya kami menyelenggarakan lomba lari maraton sepanjang 7 kilometer. Ini menjadi sejarah baru bagi Kecamatan Leuwisadeng,” ungkap H. Batak.
Sebelum lomba maraton dimulai, rangkaian acara terlebih dahulu dibuka dengan senam massal, dilanjutkan dengan jalan sehat yang diikuti oleh puluhan ribu warga.
Keunikan terlihat dari penampilan peserta yang mengenakan berbagai kostum mulai dari pakaian adat tradisional, kostum pahlawan nasional, hingga kreasi unik lainnya. Suasana tampak meriah, penuh warna, dan semangat kebersamaan yang tinggi.
Selain jalan sehat dan maraton, berbagai perlombaan juga digelar untuk seluruh kalangan.
Katagori anak-anak tarik tambang, balap karung, dan lomba mewarnai, untuk Ibu-ibu yakni lomba kasidahan.
Puncak acara malam hari pentas seni, hiburan rakyat, serta doa bersama dan istighosah yang dihadiri oleh tokoh agama, tokoh masyarakat, RT, RW, BPD, dan seluruh elemen warga.
Setelah itu, panitia membagikan hadiah-hadiah bergengsi kepada para pemenang lomba, antara lain mesin cuci, sepeda listrik, hingga sepeda motor.
”Keberhasilan Gebyar Sadeng Ngajii Jilid II tak lepas dari dukungan seluruh elemen masyarakat dan Yayasan Panca Bakti yang turut membantu kelancaran acara,” ujar.
Sementara itu, Pengasuh PonPes Mama Bakry Sadeng, KH. Abah Roudl Bahar Bakry, juga menyampaikan apresiasinya. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya bentuk penghormatan kepada jasa para pahlawan, tetapi juga mengedukasi masyarakat akan tetapi me jaga kesehatan.
”Kita berharap kegiatan ini rutin setiap tahun diselenggarakan,” ujarnya
Ketua KNPI Kecamatan Leuwisadeng, Muhammad Ramadhan, memberikan apresiasi tinggi terhadap semangat kebersamaan yang ditunjukkan masyarakat Desa Sadeng.
”Desa Sadeng adalah salah satu desa yang paling antusias dan kompak dalam menyambut HUT RI ke-81. Kami berharap momentum ini menjadi pemicu bagi para pemuda untuk terus merajut kebersamaan dalam bingkai prestasi,” tukasnya.











