Bogorku.id – DRAMAGA — Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Bogor bekerja sama dengan Pemerintah Kecamatan Dramaga menyelenggarakan penyuluhan program Transmigrasi bertema “Transportasi Transmigrasi Tahun 2026″. Acara berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Dramaga pada Kamis, 27 Agustus 2026.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala Bidang Penempatan dan Perluasan Kerja (Pentasker) Disnaker Kabupaten Bogor, Ferry Ardiansyah, Sekretaris Kecamatan Dramaga Ine Handayani, Kepala Desa Sinarsari, Kepala Desa Petir, serta Sekretaris Desa, Ketua RT/RW, dan Kepala Dusun dari 10 desa se-Kecamatan Dramaga.
Dalam sambutannya, Ferry Ardiansyah menyampaikan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2025, di mana jumlah pengangguran di Kabupaten Bogor mencapai 220.000 orang atau setara 7,69 persen. Angka ini menjadi perhatian serius pemerintah kabupaten.
”Angka pengangguran yang cukup tinggi ini disebabkan beberapa faktor, antara lain terbatasnya lapangan pekerjaan dan kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya membaik,” jelas Ferry.
Penurunan angka pengangguran pun kini menjadi fokus utama dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Bogor Tahun 2025–2029.
Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Disnaker terus berupaya menekan angka pengangguran melalui berbagai langkah: mulai dari menciptakan wirausaha baru, menyelenggarakan Job Fair pada 5–6 Agustus 2026, hingga mengoptimalkan program transmigrasi.
Ferry menegaskan, konsep transmigrasi saat ini telah berubah bukan sekadar perpindahan penduduk dari Jawa ke pulau lain. Transmigrasi kini juga mencakup pembangunan infrastruktur dan ekonomi baru untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.
Ferry berharap para peserta yang hadir dapat menyimak dan memahami materi penyuluhan dengan baik, sehingga mampu menyampaikan informasi yang benar kepada masyarakat.
”Kami harapkan seluruh peserta bisa memahami apa yang disampaikan para narasumber, sehingga nantinya bisa menjelaskan kepada masyarakat terkait penyuluhan dan program Transportasi Transmigrasi Tahun 2026 di Kabupaten Bogor,” pungkasnya.











