Wajah Baru Stasiun Bogor: Ditata Menyeluruh, JPO Dibangun, PKL Diberi Tempat Layak!

Bogorku.id — KOTA BOGOR — Langkah besar menyapa jantung Kota Bogor! Pemerintah Kota Bogor resmi memulai penataan menyeluruh kawasan sekitar Stasiun Bogor, mencakup Alun-alun Kota Bogor, Jalan Nyi Raja Permas, Jalan M.A. Sa
‎
‎Penataan dimulai dengan apel komitmen, lalu langsung bergerak ke lokasi — dipimpin Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin atas arahan Wali Kota Dedie A. Rachim.
‎
‎
‎Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menjelaskan ini adalah tindak lanjut MoU Pemkot Bogor & PT KAI yang ditandatangani 7 September 2026.
‎
‎”Kita menata ulang seluruh area Stasiun Bogor, Alun-alun, Jalan M.A. Salmun, Nyi Raja Permas, hingga Dewi Sartika bersama PT KAI, Daop 1, dan Kemenhub,” tegasnya.
‎
‎ Tahap Pertama: Penertiban & Penataan
‎
‎- Di Jalan Nyi Raja Permas, 65 lapak yang berada di atas saluran air dan trotoar sudah ditertibkan.
‎- Bukan diusir begitu saja! Pemkot akan membangun sentra kuliner tertata dan manusiawi untuk mengakomodasi warga dan pengunjung Alun-alun.
‎- Di Jalan M.A. Salmun, PKL tidak lagi berjualan di pinggir jalan diberikan insentif tempat berjualan di Blok F Pasar Kebon Kembang.
‎
‎”Kita meningkatkan marwah para pedagang dari berjualan di trotoar menjadi memiliki tempat yang layak dan representatif,” ujar Dedie.
‎
‎

‎Di Jalan M.A. Salmun akan berdiri Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) sekaligus penutupan permanen perlintasan sebidang demi keselamatan dan kelancaran lalu lintas.

Bacaan Lainnya

‎Setelah rapi, Jalan Dewi Sartika akan menjadi jalan protokol utama yang menyambungkan Jalan Sawojajar → Jl. Jenderal Sudirman → Jl. Pengadilan → Jl. Kapten Muslihat. Kota Bogor akan lebih terhubung, lebih rapi, dan lebih maju.

‎”Tugas kita mewujudkan harapan warga Bogor — apa yang bisa dilakukan, akan kita laksanakan,” janji Dedie A. Rachim.

‎

‎

‎

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *