Dibawah Kepemimpinan Sukardi, Desa Petir Terus Bertranformasi Dari Mulai Fisik ,Sosial Dan Ekonomi  ‎

 

‎Bogorku.id — DRAMAGA — Pemerintah Desa Petir, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor terus menunjukkan kemajuan nyata di bawah kepemimpinan Kepala Desa Sukardi.

Bacaan Lainnya

‎Tak hanya soal perbaikan jalan dan penataan lingkungan, pembangunan menyentuh aspek sosial, keagamaan, ekonomi, hingga modernisasi tata kelola pemerintahan desa.

‎Jalan-jalan desa yang dulunya rusak dan bergelombang kini ditata menjadi lebih mulus. Tak berhenti di situ, melalui program Dayeuh Pajajaran, wajah kampung pun disulap menampilkan keindahan bernuansa tempo dulu yang semakin mempercantik lingkungan warga.

‎

‎Pemerintah Desa Petir terus memelihara budaya gotong royong dan kebersamaan warga melalui kegiatan rutin diantaranya.

‎Setiap Jumat digelar Jumsih keliling Kampung.  Gotong royong selain warisan leluhur yang saat ini masih terpelihara, dengan lingkungan bersih masyarakat sehat.

‎”Kita berharap tidak hanya lingkungan bersih, masyarakat sehat dengan adanya kegiatan kerja bakti warga semakin kompak,” ujarnya

‎Tidak hanya Budaya Gotong royong,  setiap Senin pagi. pemerintah Desa Petir rutin mengelar Upacara dan apel pagi yang dikuti Lembaga Kemasyarakatan Desa (LKD) di halaman kantor desa

‎Kegiatan ini sangat penting guna memperkuat kedisiplinan aparatur desa, menyamakan persepsi dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.

‎” Mempercepat penyampaian kebijakan baru, program kerja dari kecamatan/kabupaten, maupun info pelayanan bagi masyarakat luas. Mempererat hubungan kerja dan kebersamaan antara jajaran perangkat desa dengan tokoh-tokoh LKD yang bersentuhan langsung dengan warga,” ujarnya

Tidak hanya gotong royong, Pemdes Petir juga memiliki kegiatan Pengajian Rutin Setiap Jumat 

‎Di bawah koordinasi MUI Desa, pengajian digelar berkeliling wilayah setiap Jumat. Tradisi keagamaan yang sekaligus mempererat silaturahmi antarwarga.

‎

‎”Pemdes Petir mengajak seluruh masyarakat untuk terus berpartisipasi aktif dalam kegiatan keagamaan yang dilaksanakan secara rutin. Dengan kebersamaan dan semangat keislaman, diharapkan tercipta lingkungan masyarakat yang lebih religius, damai, dan sejahtera,” ujarnya.

‎Digitalisasi Desa Petir

‎Luas wilayah Desa Petir, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor adalah sekitar 328,27 hektare. Dengan sekitar 16.043 jiwa penduduk. Pemdes Petir juga tengah mengoptimalkan pendataan masyarakat dan pemanfaatan Identitas Kependudukan Digital (IKD).

‎Digitalisasi ini diharapkan meningkatkan kualitas pelayanan publik serta tata kelola pemerintahan desa yang lebih efektif.

‎”Pendataan harus benar-benar terarah agar manfaatnya langsung dirasakan warga,” ujar Sukardi.

‎Delapan Program Inti Pembangunan Desa.

‎Pembangunan Desa Petir berjalan terarah melalui delapan program utama:. Satu Sarjana Satu Desa. Penguatan SDM dan Pemuda Desa. Digital Desa — modernisasi layanan dan informasi. Dayeuh Pajajaran  pemberdayaan berbasis kearifan lokal, Dayeh Pakuan — kawasan wisata bernuansa tempo dulu.  Kebersihan lingkungan, Pusat UMKM

‎Dayeuh Pakuan Pajajaran Di RW 06

‎Kawasan Dayeh Pakuan di RW 06, bukan sekadar penataan jalan dan kampung. Kepala Desa Sukardi menjelaskan kawasan ini dirancang multifungsi.

Dayeuh Pajajaran Kampung RW 06 Desa Petir dengan konsep kampung tempo dulu diharapkan jadi magnet baru bagi kaum Melenia dan wisatawan lokal.

‎”Dayeh Pakuan kami jadikan tempat wisata, percontohan kebersihan lingkungan, sekaligus pusat kegiatan ekonomi warga. Harapan kami, perekonomian masyarakat bisa berkembang dan manfaatnya dirasakan langsung,” tegasnya.

‎Pertanian Tetap Tulang Punggung Masyarakat.

‎Hampir 80 persen wilayah Desa Petir masih berupa lahan pertanian, dan mayoritas warga berprofesi sebagai petani. Hasil perkebunan serta palawija dari desa ini dikirim hingga ke Pasar Induk. Untuk mendukung sektor strategis ini, irigasi pertanian di wilayah Desa Petir kini mulai ditata dan diperbaiki.

‎”Mayoritas warga berprofesi sebagai petani, sehingga sektor pertanian sangat penting. Terlebih, hasil pertanian di sejumlah pasar induk bersumber dari wilayah Desa Petir,” ungkap Sukardi.

‎Kemajuan wilayah tentunya tidak luput peran seluruh elemen masyarakat Desa Petir .  Dirinya  juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Bogor adanya  Bangkeu 2026 ke desa Petir bisa mendongkrak kemajuan desa.

‎”Saya mengucapkan terima kasih kepada Bupati Rudy Susmanto dan Wakil Bupati Jaro Ade. Dengan adanya bantuan dari pemerintah daerah, masyarakat sangat terbantu. Mudah-mudahan ke depan perekonomian warga Desa Petir semakin meningkat,” pungkasnya.

‎

‎

‎

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *