Menjawab Aspirasi Warga, Ketua Komisi IV DPRD Bogor Tinjau Langsung Jalan Rusak di Ciherang


DRAMAGA – Menanggapi keluhan dan aksi damai yang digelar ratusan warga, Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Bogor sekaligus Ketua DPD PKS Kabupaten Bogor, Wasto S Hut, meninjau langsung kondisi ruas jalan Ciherang–Ciapus yang rusak parah di Kampung Ciherang Kaum, Desa Ciherang, Kecamatan Dramaga, Senin (25/5/2026).

‎Kunjungan tersebut didampingi oleh Kepala Desa Ciherang, Suherwin SH, dan Sekretaris Desa, Ade Juarsa, untuk melihat secara nyata kerusakan jalan yang sudah bertahun-tahun dikeluhkan masyarakat.

‎Dalam pertemuannya dengan warga, Wasto menyampaikan terima kasih atas teguran dan aspirasi yang disampaikan, serta mengapresiasi inisiatif warga yang secara sukarela melakukan pengurugan jalan demi memperbaiki kondisi yang ada. Ia juga memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan masyarakat saat melintasi jalur tersebut.

‎”Kami ucapkan terima kasih karena telah mengingatkan kami dan pemerintah daerah. Kami juga berterima kasih warga sudah berusaha membantu memperbaiki jalan ini. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan, saya imbau warga tetap berhati-hati saat melintas,” ujar Wasto.

‎Ia menegaskan bahwa perbaikan jalan ini sudah masuk dalam daftar prioritas utama pembangunan tahun ini. Bahkan telah mendapat perhatian langsung dari Bupati Bogor, Rudy Susmanto.

‎”Sudah menjadi prioritas utama, sudah saya koordinasikan dengan Dinas PUPR, dan Pak Bupati sudah memerintahkan agar segera dilaksanakan. Hanya saja prosesnya harus melalui lelang yang dijadwalkan berlangsung bulan Juni 2026 nanti,” jelasnya.

Wasto menambahkan, jika proses lelang berjalan lancar sesuai jadwal, pengerjaan fisik pembangunan jalan direncanakan sudah bisa dimulai pada bulan Agustus 2026 mendatang.

“Mohon doanya agar prosesnya lancar, agar Agustus nanti langsung dikerjakan,” tegasnya.

‎Sementara itu, Kepala Desa Ciherang, Suherwin menyambut baik langkah yang diambil anggota dewan tersebut.

Ia menilai aksi damai yang dilakukan warga merupakan bentuk aspirasi yang wajar karena merekalah yang setiap hari merasakan dampaknya.

‎”Kami sangat apresiasi aksi damai warga dan respons cepat dari Pak Wasto yang langsung datang melihat kondisi lapangan. Tentu kami berharap Dinas PUPR juga merespon dengan cepat agar janji perbaikan ini segera terealisasi,” ungkap Suherwin.

‎Ia juga menjelaskan bahwa kewenangan perbaikan jalan tersebut berada di tingkat Kabupaten, namun pihak desa akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait agar pembangunan dapat segera terlaksana demi kenyamanan dan kelancaran akses warga. (AS)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *