Bogorku.id — CIBUNGBULANG — Bupati Bogor, Rudy Susmanto, memimpin langsung upaya pemadaman kebakaran yang melanda kawasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Galuga, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, pada Senin (7/9/2026).
TPA Galuga dikelola secara bersama oleh Kabupaten Bogor (±4 hektar) dan Kota Bogor (±38 hektar). Sedangkan luas lahan yang terbakar di TPA Galuga, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor mencapai 5 hektar.
Bupati Rudy Susmanto mengungkapkan bahwa titik awal kebakaran bukan berasal dari kawasan TPA Galuga, melainkan dari ladang di belakang area TPA yang dulunya merupakan tempat pembuangan tidak aktif dan sudah dihijaukan.
Akibat musim kemarau, rumput dan tumbuhan mengering sehingga api dengan cepat merambat.
Kronologi Penanganan kebakaran pada Senin, 16.30 WIB. Api terdeteksi, penanganan langsung dimulai.
Namun, sekitar pukul 23.00 WIB, Api membesar dan sempat tidak terkendali. Pada pukul 24.00 WIB: Titik api mulai dapat dikendalikan.
Namun, pada Selasa, 03.00 WIB: Titik api berkurang signifikan. Selasa Pagi: Api makin berkurang, didukung operasi water bombing dari udara.
Sejak pukul 06.00 pagi, Lanud Atang Senjaya di bawah pimpinan Marsekal Pertama TNI A.F. Picaulima mengerahkan helikopter untuk melakukan pengeboman air. Beberapa sorti telah dilakukan meski asap sangat pekat dan jarak pandang terbatas.
”Walaupun asap pekat dan jarak pandang hampir tak terlihat, para pilot tetap berani terbang. Ini karena keberanian dan kecintaan mereka terhadap Kabupaten Bogor,” ungkap Bupati Rudy Susmanto.
Dukungan juga datang dari Polres Bogor dengan water cannon serta Kodim Bogor yang menurunkan alat pemadam kebakaran. Setiap satu jam sekali, drone juga diterbangkan untuk memantau titik-titik api dan asap dari udara.
”Tidak ada korban jiwa yang terjadi di sekitar Galuga. Titik api sudah berkurang lebih jauh dan diharapkan api bisa cepat padam,” ujar Bupati.
Meskipun api permukaan sudah berkurang jauh, asap tebal masih menjadi tantangan utama. Tiga desa di sekitar lokasi terdampak, dan pemerintah segera merespons.
Tim medis dikerahkan untuk pengobatan gratis bagi warga yang mengalami keluhan kesehatan. Diantaranya Tim Medis dari Dinkes Kabupaten Bogor untuk melakukan pemeriksaan kesehatan warga yang terdampak asap, Relokasi sementara bagi warga yang rumahnya terdampak asap . Lalu, Bantuan sosial langsung dari Dinas Sosial Kabupaten Bogor.
”Kita menangani api di TPA Galuga sama halnya dengan menangani kebakaran lahan gambut. Di permukaan api sudah hilang, tetapi di dalam tumpukan sampah apinya masih ada dan bisa muncul kembali,” jelas Bupati.
Petugas menggunakan alat grab untuk membuka tumpukan sampah dan memastikan air meresap hingga ke lapisan terdalam agar api benar-benar padam.
”Luas lahan yang terbakar yakni 5 hektar. Kita juga menggunakan drone untuk memantau titik api dan diharapkan kebakaran di TPA Galuga bisa secepatnya tuntas ditangani,” tukas Bupati Rudy Susmanto.











