Bogorku.id — DRAMAGA — Setelah penantian panjang dan berbagai kendala yang sempat dihadapi, pembangunan ruas Jalan Ciherang yang menghubungkan Desa Ciherang, Kecamatan Dramaga dengan Desa Ciapus, Kecamatan Ciomas kini akhirnya dikebut.
Proyek strategis ini dikerjakan oleh CV Rekayasa Bangun Indonesia dengan nilai kontrak Rp4.813.775.000. Jalan yang akan dibetonisasi membentang sepanjang 1.010 meter, terbagi menjadi dua segmen pengerjaan.
Segmen I — Ciherang Kaum hingga Ciherang Inpres (Desa Ciherang) sepanjang 700 meter. Termasuk pemasangan saluran U-ditch di depan Perumahan Aradea untuk mengatasi masalah banjir. Segmen II — Ciherang Cutak (Desa Ciapus) sepanjang 310 meter. Sedang dalam proses pengerjaan
Salah satu poin penting dalam proyek ini adalah pembongkaran dan pemasangan U-ditch di area depan Perumahan Aradea. Langkah ini diambil agar kawasan tersebut tidak lagi mengalami genangan air dan banjir saat musim hujan tiba dan jalan tidak cepat rusak kembali.
Pelaksana Pekerjaan dari CV Rekayasa Bangun Indonesia, Rahmat, mengungkapkan kendala yang dihadapi
kesulitan saat pemasangan U-ditch dikarenakan adanya pipa saluran air dan kabel.
” Saat penggalian saluran, manuver alat berat juga mengalami kesulitan karena ruang yang terbatas,” ujarnya.
Pihaknya telah berkoordinasi dengan perangkat wilayah setempat. Apabila ada saluran air warga yang terdampak selama pengerjaan, pihak pelaksana menyatakan siap memperbaikinya kembali.
Secara teknis, pemasangan U-ditch dilakukan bertahap . Setiap galian mencapai 25 meter, langsung dipasang, sehingga jalan tetap bisa difungsikan sebagian.
”Kepada seluruh pengguna jalan, mohon maaf atas ketidaknyamanan sementara. Mari bersama-sama jaga kesabaran, berhati-hati di area proyek, dan jangan menyerobot antrean agar pembangunan ini selesai lancar dan membawa manfaat jangka panjang,” imbau Rahmat.
Dari Penantian Hingga Realisasi
Jalan Ciherang selama bertahun-tahun menjadi keluhan utama warga. Kondisinya rusak parah, berlubang, dan kerap memicu kecelakaan — bahkan warga sempat menggelar aksi protes damai meminta jalan segera diperbaiki.
Proyek ini juga sempat mengalami kendala lelang, namun akhirnya proses pengadaan selesai dan Bupati Bogor Rudy Susmanto memastikan pekerjaan fisik dapat segera dimulai.
Sebelum pekerjaan dimulai, Peninjauan Lokasi Bersama (PLB) telah dilakukan oleh Camat Dramaga, UPT Jalan dan Jembatan Wilayah III Ciomas, pemenang lelang, serta Kepala Desa Ciherang dan Ciapus untuk memastikan batas dan titik ruas jalan akurat sesuai rencana.
Sekcam Dramaga, Ine Handayani, juga turun meninjau lokasi dan mensosialisasikan kesiapan — warga telah berkomitmen membongkar penutup saluran air secara mandiri demi kelancaran pembangunan.











