Jemput Bendera Pusaka Malasari: Simbol Perjuangan, Semangat Persatuan Bangun Bogor

Bogorku.id -NANGGUNG — Pemerintah Kabupaten Bogor melaksanakan penjemputan Bendera Pusaka dari Rumah Sejarah Malasari, Desa Malasari, Kecamatan Nanggung, pada Minggu, 9 Agustus 2026.

‎Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Bogor Jaro Ade, para Kepala Dinas, Camat Nanggung, serta para Kepala Desa se-wilayah.

‎Bupati Bogor Rudy Susmanto mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Bogor menjadikan momentum penjemputan Bendera Pusaka ini sebagai pengingat tulus atas perjuangan para pendahulu, sekaligus momen memperkuat persatuan dalam membangun daerah dan bangsa.

‎”Di bendera itu ada keringat, ada darah, ada nyawa yang dikorbankan. Ini menjadi pengingat sekaligus penyemangat, bahwa Bogor dan bangsa Indonesia diperjuangkan dengan cucuran keringat dan pengorbanan nyawa,” tegas Bupati Rudy.

‎Ia pun mengajak segenap warga mengisi kemerdekaan dengan karya-karya nyata yang bermanfaat bagi sesama.

“Kita diberi amanah untuk bersama-sama mengisi kemerdekaan dengan sebaik-baiknya, sehingga melahirkan manfaat bagi seluruh masyarakat dan bangsa Indonesia,” ujarnya.

‎Penjemputan Bendera Pusaka ini merupakan yang kedua kalinya dilakukan di bawah kepemimpinan Bupati Rudy Susmanto dan Wakil Bupati Jaro Ade.

Bupati kembali menegaskan komitmen pemerintah membangun Desa Malasari sebagai wilayah bersejarah sekaligus awal mula lahirnya Kabupaten Bogor.

<span;>‎”Di sinilah awal muasal Kabupaten Bogor lahir. Seharusnya Malasari jauh lebih maju dibanding wilayah lain. Inilah tugas kita bersama  infrastruktur dan pendidikan harus segera bertahap dibenahi. Itu adalah utang kita, bukan kepada masyarakat, melainkan kepada para pendahulu kita, salah satunya Raden Ipik Gandamana.”ujarnya

‎Bupati juga mengingatkan bahwa perjuangan masa kini tidak seberat masa lalu, sehingga segala kemudahan dan fasilitas yang ada harus dimanfaatkan sebaik mungkin demi kebahagiaan dan kemajuan seluruh warga Kabupaten Bogor.

‎Perjalanan bendera dari Pendopo Malasari menuju Pendopo Kabupaten Bogor pun dimaknai sebagai simbol perjuangan yang berkelanjutan.

‎”Di bendera ini mengalir cucuran darah, air mata, serta pengorbanan nyawa para tokoh, guru, ulama, dan pahlawan kita. Ketika nanti bendera ini dikibarkan di Pendopo Kabupaten, semoga menjadi pengingat bagi segenap penyelenggara pemerintahan untuk menjaga Kabupaten Bogor menjadi lebih baik, serta merajut setiap perbedaan yang ada menjadi kekuatan besar bangsa kita bersama,” pungkas Bupati Rudy Susmanto.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *