‎Puskesmas Tenjolaya Kejar Imunisasi DPT-I, Cegah “Zero Dose” pada 1.212 Bayi ‎

 

‎Bogorku.id — TENJOLAYA — Program percepatan imunisasi nasional kembali digalakkan di Puskesmas Tenjolaya pada bulan Oktober 2026. Fokus utama kali ini adalah mengejar pemberian vaksin DPT-HB I bagi bayi usia 0–11 bulan yang belum pernah menerima imunisasi sama sekali, atau yang dikenal sebagai kasus “Zero Dose”.

Bacaan Lainnya

‎

‎Sasaran program ini mencakup 1.212 bayi di seluruh wilayah Kecamatan Tenjolaya. Hingga akhir September 2026, yang sudah berhasil diimunisasi tercatat 665 bayi, atau sekitar 54% dari target. Angka pencapaian baik pencatatan manual maupun melalui aplikasi ASIK Mobile masing-masing berada di kisaran 54% dan 54,5%.

‎

‎

‎Koordinator Imunisasi Puskesmas Tenjolaya, Nanang Sudrajat, menjelaskan vaksin DPT- I berfungsi membentuk kekebalan tubuh anak terhadap difteri, pertusis (batuk rejan), tetanus, serta hepatitis B. Program ini dikhususkan bagi bayi yang belum pernah mendapat imunisasi DPT I sama sekali.

‎

‎”Kami menjalankan arahan Kemenkes: pastikan tidak ada satu pun bayi yang tertinggal tanpa perlindungan,” ujar Nanang, Sabtu (3/10/2026).

‎

‎Pelaksanaan tidak berjalan tanpa kendala. Sebagian orang tua masih memahami informasi yang keliru mulai dari kekhawatiran muncul efek samping, hingga keraguan terhadap kehalalan vaksin.

‎

‎”Kekhawatiran ini muncul karena informasi yang didapat belum tentu dari sumber yang benar. Padahal imunisasi itu aman, halal, dan sangat penting bagi pertumbuhan serta kekebalan anak,” tegas Nanang.

‎

‎Tim kesehatan secara perlahan namun konsisten terus memberikan edukasi langsung kepada masyarakat guna meluruskan pemahaman tersebut.

‎

‎

‎

‎Untuk mengejar target, Puskesmas Tenjolaya mengerahkan seluruh jaringan dari mulai kader Posyandu, bidan desa, hingga tokoh agama dan tokoh masyarakat turut dilibatkan.

‎

Mereka turun ke lapangan melacak bayi yang belum terimunisasi sekaligus mengajak orang tua membawa anaknya ke Puskesmas atau Posyandu terdekat.

‎

‎”Kami tidak lelah mengingatkan: imunisasi adalah hak anak. Ayo segera bawa buah hati ke Puskesmas Tenjolaya atau Posyandu terdekat agar terlindungi sejak dini,” ajak Nanang.

‎

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *