Gempa M 4,1: 9 Rumah di Leuwiliang Rusak Ringan, Pelayanan Kesehatan Gratis Diberikan

Bogorku.id -LEUWILIANG — Gempa bumi berkekuatan magnitudo 4,1 mengguncang wilayah Kota Bogor dan sekitarnya pada Jumat (16/10/2026) pukul 17.58 WIB.

Berdasarkan data resmi BMKG, pusat gempa berada di darat sekitar 26 kilometer barat daya Kota Bogor, pada kedalaman 5 kilometer, dengan koordinat 6,73 LS – 106,61 BT.

Bacaan Lainnya

Getaran dirasakan dengan intensitas MMI IV di wilayah Leuwilang dan Kabandungan, Kabupaten Sukabumi.
‎
Dampak gempa di wilayah Kecamatan Leuwilang ada sembilan rumah diilaporkan rusak ringan. Untuk sementara warga tinggal di posko darurat dan tim kesehatan diterjunkan guna membantu masyarakat yang membutuhkan
‎


‎Camat Leuwiliang, Rizky Widyanto, membenarkan getaran gempa yang terasa hingga ke wilayah Kecamatan Leuwiliang. Hasil penelusuran di lapangan menunjukkan bahwa di Kampung Baru, RW 08, Desa Purasari, terdapat sembilan unit rumah mengalami kerusakan ringan, yang berdampak pada 14 Kepala Keluarga dengan total 46 jiwa.
‎
‎”Hasil pendataan sementara menunjukkan adanya kerusakan ringan pada sejumlah bangunan warga. Namun angka pasti masih menunggu hasil penilaian resmi dari tim BPBD Kabupaten Bogor,” ungkap Camat Rizky Widyanto.
‎
‎Pelayanan Kesehatan Gratis dan Tenda Bantuan Disiagakan

‎Pemerintah Kecamatan Leuwiliang bersama instansi terkait segera merespons kebutuhan warga pascagempa. Puskesmas Puraseda telah membuka layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi warga, sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi kesehatan fisik dan psikologis masyarakat yang terdampak.
‎
‎Selain itu, tenda bantuan dari Dinas Sosial juga telah didirikan di lokasi titik kumpul warga untuk berfungsi sebagai tempat berlindung sementara bagi yang membutuhkan.
‎
‎”Sampai saat ini aktivitas masyarakat berjalan seperti biasa. Namun kami menyadari sebagian warga masih merasa cemas dan trauma, mengingat gempa dirasakan berulang kali. Pemantauan akan terus dilakukan secara berkala,” tambah Camat Rizky.
‎
‎Pemerintah Kecamatan Leuwiliang mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, waspada terhadap kemungkinan gempa susulan, dan selalu mengikuti arahan resmi dari pihak berwenang. Warga yang menemukan kerusakan di lingkungannya diminta segera melaporkan kepada perangkat desa terdekat.
‎
‎
‎

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *