MTQ ke-48 Cibungbulang,  Tilawah Jadi Andalan Siap Tembus Tingkat Kabupaten ‎

Bogorku.id — CIBUNGBULANG — Suasana penuh keberkahan dan semangat keagamaan menyelimuti Pondok Pesantren Tahfidz Terpadu Ummul Quro Al-Islami, Desa Cimanggu 2, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, pada Kamis (10/9/2026).

‎Rangkaian acara diawali Pawai Taaruf yang diikuti para peserta, Kepala Desa, serta unsur Pemerintah Kecamatan. Sebanyak 62 peserta dari seluruh desa se-Kecamatan Cibungbulang turut serta. Pawai berjalan tertib dan meriah sebelum masuk ke acara pembukaan resmi.

‎‎Camat Cibungbulang, Agung Surachman Ali, S.STP., M.M.Agung, hadir langsung membuka kegiatan ini dan menegaskan tema besar yang diusung di MTQ  Kecamatan Cibungbulang 2026.

‎”Dengan Al-Qur’an, Kita Wujudkan Generasi Berakhlak Mulia dan Berdaya Saing Kuat” Tahun ini perlombaan difokuskan pada empat cabang untuk putra dan putri.

Diantaranya Murottal Anak. Membuktikan bahwa kecintaan pada Al-Qur’an tumbuh sejak dini, Tilawah Anak,  Melatih kepercayaan diri dan keindahan bacaan sejak usia muda. Tilawah Remaja , menjadi wadah bakat dan prestasi generasi penerus. Lalu, cabang Tilawah .


‎Penyelenggaraan MTQ ke-48 ini bukan sekadar mencari juara. Di balik setiap lantunan ayat, terdapat harapan besar.

‎Lahirnya peserta unggul yang siap mewakili Kecamatan Cibungbulang ke jenjang yang lebih tinggi,  Terjalinnya ukhuwah Islamiyah yang semakin erat antarwarga dari berbagai desa.

‎”Harapan kami, para pemenang nanti dapat berkompetisi di tingkat Kabupaten Bogor dan mengharumkan nama Kecamatan Cibungbulang,” ujarnya.

‎Penyelenggaraan menetapkan batasan peserta khusus warga berdomisili di Kecamatan Cibungbulang, tidak menerima peserta dari luar wilayah.

Langkah ini bertujuan menjaring bibit unggul asli warga setempat yang tumbuh dan berkembang di lingkungan masyarakat Cibungbulang.

‎”Alhamdulillah, sejak pawai hingga pembukaan, semua berjalan lancar. Semoga MTQ ini melahirkan generasi yang tidak hanya pandai membaca Al-Qur’an, tetapi juga berakhlak mulia dalam kehidupan bermasyarakat,” pungkasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *