PK KNPI Dramaga Gelar Sunatan Massal Gratis, Sempat Terjadi Miskomunikasi Dengan Tim Medis Rumah Sakit

DRAMAGA – Dalam rangka menyambut Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544, Pemerintah Kecamatan Dramaga menggelar Bogor Expo di halaman Kantor Kecamatan Dramaga.

Mengusung tema “Inflasi Daerah: Membangkitkan Daya Beli Masyarakat”, kegiatan ini bertujuan mengangkat dan memamerkan berbagai potensi unggulan yang dimiliki desa-desa se-Kecamatan Dramaga.

‎Beragam kegiatan menarik disajikan untuk memanjakan warga yang hadir, mulai dari stan produk UMKM, bazar murah, layanan cek kesehatan gratis, pentas seni, pelayanan pajak PBB, aneka jajanan gratis, hingga kegiatan khitanan massal gratis yang digagas oleh PK KNPI Kecamatan Dramaga.

‎Di tengah kemeriahan tersebut, sempat terjadi ketegangan saat pelaksanaan sunatan massal. Masalah bermula dari kesalahpahaman dan miskomunikasi antara panitia pelaksana dari KNPI dengan tim medis dari salah satu Rumah Sakit di wilayah setempat, yang tiba-tiba hadir dan berusaha mengambil alih jalannya kegiatan.

‎Ketua PK KNPI Dramaga, H. Syukron Anugerah atau yang akrab disapa Uchon, menjelaskan bahwa kegiatan ini diikuti oleh 54 anak yang berasal dari 10 desa di wilayah Dramaga.

Awalnya, pihaknya memang telah berupaya berkoordinasi dengan pihak rumah sakit setempat untuk berkolaborasi. Namun, karena jumlah peserta ternyata melebihi perkiraan awal dari rencana 35 anak menjadi 54 anak dan orang tua anak juga tidak bisa untuk menunda ikut sunatan massal. Dari pihak rumah sakit menyatakan tidak dapat melanjutkan kolaborasi tersebut

‎Karena hal itu, panitia memutuskan tetap menjalankan kegiatan dan menggandeng tim medis dari rumah sunat untuk menangani seluruh peserta.

Namun, di tengah berlangsungnya acara, tim medis dari rumah sakit tersebut justru datang ke lokasi dan berupaya mengatur serta mengambil kendali kegiatan, padahal tidak lagi terlibat dalam kepanitiaan.

‎”Kehadiran mereka dinilai mengganggu kelancaran acara dan tidak memiliki etika berorganisasi. Akhirnya, panitia mengambil sikap tegas dan mengusir pihak rumah sakit tersebut dari ruangan tempat kegiatan berlangsung. Langkah ini kami ambil demi menjaga ketertiban, keamanan, serta kenyamanan anak-anak dan keluarga yang hadir,” tegas Uchon.

‎Ia menegaskan kembali bahwa pelaksanaan sunatan massal ini murni merupakan program PK KNPI Kecamatan Dramaga yang bekerja sama dengan rumah sunat dan panitia Bogor Expo, tanpa ada kolaborasi dengan lembaga atau pihak lain.

‎”Kegiatan ini adalah terobosan dan sejarah baru bagi KNPI Dramaga. Kami berharap langkah ini mendapat dukungan seluruh elemen masyarakat dan benar-benar bermanfaat bagi warga,” tambahnya.

‎Uchon juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh pihak dan masyarakat yang telah mendukung terselenggaranya acara ini hingga berjalan meriah. Ia berharap ke depannya KNPI dapat terus menjadi wadah bagi para pemuda untuk berkreasi, berkolaborasi, dan membangun kebersamaan di wilayah Dramaga.

‎Kendati sempat diwarnai insiden tersebut, seluruh rangkaian kegiatan Bogor Expo dan sunatan massal berjalan sukses, ramai dikunjungi warga, dan selesai dengan lancar.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *