Bogorku.id – CIOMAS – Pemerintah Desa Ciomas Rahayu resmi menggelar Pekan Olahraga Desa (Pordes) tahun 2026. Kegiatan yang berpusat di GOR Adiputra Sport Center ini tak hanya bertujuan melahirkan bibit atlet muda, namun juga melestarikan budaya lokal sebagai wujud kebanggaan menjadi bagian dari kebudayaan Tanah Sunda, Dayeuh Pakuan.
Kepala Desa Ciomas Rahayu, Selly Silih Wati, menyampaikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan ajang ini. Pordes kali ini mempertandingkan lima cabang olahraga, yaitu senam, futsal, bulu tangkis, tenis meja, dan Mobile Legends (ML).
”Kami mencoba menggali bibit unggul melalui Pordes ini dengan mengusung semangat ‘Sportivitas, Kebersamaan, Membangun Desa, Meraih Prestasi’,” ujar Selly.
Penyelenggaraan ini melibatkan seluruh elemen masyarakat, mulai dari Karang Taruna, RT/RW, BPD, hingga seluruh lapisan warga. Jajaran RT dan RW serta Karang Taruna berperan aktif menjaring warga yang memiliki potensi prestasi di berbagai cabang.
Nuansa kedaerahan sangat terasa dalam setiap rangkaian acara, mulai dari kostum peserta senam hingga prosesi pembukaan yang menampilkan busana adat Sunda lengkap dengan ketopong dan kebaya.
Salah satu keunikan Pordes tahun ini adalah masuknya cabang Mobile Legends. Langkah ini dinilai strategis untuk menjawab perkembangan zaman dan digitalisasi, sekaligus merangkul kaum milenial dan pemuda-pemudi yang memiliki minat di bidang permainan digital.
”Kami harus merangkul semua kalangan. Selain olahraga, kami juga hadir bagi pemuda yang menyukai permainan digital. Kehadiran saya di tengah mereka adalah wujud kepedulian dan kedekatan kami dengan seluruh elemen masyarakat,” tegasnya.
Puncak acara serta penyerahan piala telah dilaksanakan pada malam puncak tanggal 18 Juli di Bundaran Villa Ciomas Indah, yang menjadi alun-alun kebanggaan Desa Ciomas Rahayu. Seluruh kegiatan ini dibiayai dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDesa) bersumber dari BHPRD.
Selly menambahkan, kegiatan ini direncanakan digelar rutin setiap dua tahun sekali. Hal ini bertujuan agar penyelenggaraan lebih maksimal dan memberikan waktu yang cukup untuk menjaring serta membina bibit atlet potensial guna mengharumkan nama Desa Ciomas Rahayu di ajang yang lebih luas.
Sementara itu, Panitia Pelaksana Pordes Ciomas Rahayu, Padil Septiansyah, mengungkapkan antusiasme warga sangat tinggi menyambut ajang ini. Kelima cabang yang diperlombakan menggunakan sistem gugur yang diselesaikan dalam satu hari. Demi menjaga netralitas, juri dan wasit didatangkan dari luar desa.
”Kita berharap Pordes Ciomas Rahayu mampu melahirkan bibit-bibit andalan di berbagai cabang olahraga, dan yang terpenting dapat menjalin silaturahmi serta mempererat kekompakan antarwarga,” pungkas Padil.











