PT MBI Dukung Mahasiswa Unpak, Ubah Petani & Lulusan Jadi Pencipta Lapangan Kerja Lewat Cabai Jawa ‎ 

 

‎Bogorku.id– CARINGIN – Direktur Utama beserta jajaran PT Mandiri Banana Indonesia (PT MBI) turut hadir dalam kegiatan sosialisasi budidaya Cabai Jawa yang digagas melalui Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) oleh Himpunan Mahasiswa Akuntansi (HMA) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pakuan Bogor.

Bacaan Lainnya

‎Kegiatan berlangsung di Kampung Pasir Tengah RT 03/07, Desa Pancawati, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, Jumat (24/7/2026).

‎Selain perwakilan PT MBI, turut hadir Dekan Fakultas Ekonomi & Bisnis Unpak, Towaf Totok Irawan, perwakilan Kepala Desa Pancawati Edi Junaedi, Ketua BPD, Kepala Dusun, pengurus kelompok tani, serta mahasiswa pelaksana kegiatan.

‎Dekan Fakultas Ekonomi & Bisnis Unpak, Towaf Totok Irawan, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi sarana penting bagi mahasiswa untuk mengubah pola pikir.

‎”Jangan hanya berpikir mencari kerja setelah lulus, tapi mulailah berwirausaha. Sektor pertanian seperti budidaya Cabai Jawa punya potensi besar, apalagi sudah ada kerja sama nyata dengan PT MBI. Kami berharap lulusan nanti bisa bersinergi bersama mengembangkan potensi desa dan membuka peluang usaha bagi warga,” ujarnya.

‎Ia menambahkan, inisiatif ini diharapkan menjadi contoh bagi desa lain di Jawa Barat sekaligus mendongkrak perekonomian warga Desa Pancawati.

‎Direktur Utama PT MBI, Fachri Yulizar, menyambut baik kegiatan ini sebagai wujud nyata pelaksanaan nota kesepahaman yang telah disepakati antara PT MBI dengan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unpak Bogor.

‎ “Kami hadir untuk memastikan pola tanam tepat, memberikan pendampingan teknis, serta menjamin pasar. Sesuai kesepakatan, PT MBI menyediakan bibit unggul dan menjamin menyerap seluruh hasil panen sebagai pembeli utama,” tegas Fachri.

‎Pihaknya hadir dalam sosialisasi budidaya cabai jawa di desa Pancawati untuk memastikan bagaimana kira – kira pola tanam yang akan diterapkan oleh para petani, dan dicek juga pangsa pasarnya seperti apa terkait cabai Jawa.

‎”Dalam MoU yang sudah kami tandatangani, salah satu klausul dan kerjasama itu, PT MBI akan memberikan benih atau bibit, tetapi hasil panen PT MBI yang beli sebagai offtaker,” ujarnya.

‎Perwakilan Kepala Desa Pancawati, Edi Junaedi, menyambut antusias terobosan ini. Dengan 27 kelompok tani di wilayahnya, ia berharap uji coba di Kelompok Tani Sugih Mukti RW 07 ini sukses dan bisa diterapkan secara luas.

‎ “Mayoritas warga kami bermata pencaharian petani, dukungan pasar dan pendampingan ini sangat kami butuhkan. Kita harapkan ini sukses sehingga jangka panjang 27 kelompok tani sama – sama membudidayakan cabai Jawa” imbuhnya.

‎Ketua Panitia kegiatan, Claudya Darmawansyah, menjelaskan sosialisasi mencakup teknik penanaman, perawatan, hingga pemupukan agar menghasilkan kualitas terbaik.

 

‎Ia dan tim melaksanakan sosialisasi budidaya cabai jawa kepada para petani di desa Pancawati, tujuannya adalah agar para petani mengerti bagaimana cara menanam, perawatannya sampai kepada pemupukannya agar cabai jawa bisa tumbuh baik dan menghasilkan kualitas bagus.

‎Pihaknya juga menyambut baik saran yang disampaikan oleh pak Dekan, lulusan Fakultas Ekonomi dan Bisnis mindset nya menjadi Job Creator, semoga budidaya cabai jawa ini menjadi pintu pembuka bagi mahasiswa terjun ke dunia bisnis.

‎ “Cabai Jawa masih tergolong komoditas baru di Jawa Barat, kami ingin kembangkan bersama warga. Dukungan PT MBI diharapkan menjadi mentor sekaligus jembatan mahasiswa terjun ke dunia usaha dan pertanian yang nyata,” pungkasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *