BOGOR – Penerangan Jalan Umum (PJU) di sepanjang ruas jalan nasional wilayah Bogor Barat, Kabupaten Bogor, dilaporkan padam dalam beberapa waktu terakhir.
Terlihat di sejumlah titik mulai dari jalan raya Tenjo – Jasinga, Cigudeg – Leuwisadeng hingga Leuwiliang.
Matinya lampu penerangan jalan umum dikhawatirkan dapat menimbulkan risiko kecelakaan lalu lintas dan tindak kriminalitas, terutama pada malam hari.
Sementara itu Manager PLN ULP Jasinga Indra, membenarkan adanya pemutusan aliran listrik untuk PJU di sepanjang Jalan Raya Bogor barat dan sekitarnya.
Menurutnya, pemutusan dilakukan karena adanya tunggakan pembayaran dari Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Kementerian Perhubungan, yang saat ini memang masih dilakukan upaya komunikasi secara intens oleh pihak PLN.
“PJU itu merupakan bagian dari aset BPTJ Kementerian Perhubungan. Pemutusan ini dilakukan karena ada kendala pembayaran dari pihak BPTJ yang belum terbayar kan selama kurang lebih lima bulan terakhir,” ujar Indra kepada Wartawan saat dikonfirmasi dikantor ULP Jasinga Selasa (19/5/26).
Indra mengaku tidak mengetahui secara detail penyebab adanya tunggakan pembayaran dari pihak BPTJ. Namun, karena proses penanganan diserahkan kepada PLN, pihaknya menjalankan prosedur pemutusan sementara aliran listrik pada PJU.
Pihak PLN berharap persoalan administrasi antara BPTJ dan pihak terkait dapat segera diselesaikan agar penerangan jalan kembali normal. (Gus)
Akibat Menunggak 5 Bulan PJU Jalan Nasional di Bogor Barat Di Putus PLN











